![]() |
|
Ayo Ke Masjid untuk Berobat Posted: JosTiga hari mencapai 1050 peserta.
Melihat kondisi sosial yang saat ini semakin sulit serta semakin melejitnya harga kebutuhan bahan pokok, ditambah lagi bulan-bulan ini adalah dimana bulan persiapan pendaftaran masuk sekolah, mengakibatkan masyarakat kelas bawah menjadi menomor duakan kesehatan. Meskipun mereka sakit, mereka enggan atau bahkan menunda-nunda untuk berobat, alasan yang pasti adalah dikarenakan kurangnya biaya. Ini menjadi sebuah keprihatinan bagi siapa saja yang merasa peduli dengan orang lain, termasuk pemerintah yang kini juga sangat memperhatikan kesehatan masyarakat dengan program-program kesehatannya, karena kesehatan masyarakat merupakan salah satu hal terpenting dalam membangun sebuah negara.
Adalah Lembaga Amil Zakat, Infaq & Shodaqah (LAZIS Sabilillah) yang mempunyai visi besar untuk menampung segala keresahan masyarakat tidak mampu, terlebih LAZIS berada dalam kesatuan Masjid Sabilillah yang mencoba mendorong dan merubah image kebermanfaatan sebuah Masjid, yang secara perlahan menjadikan masjid bukan hanya tempat untuk beribadah melainkan ditambahi dengan berbagai prasarana dan sarana yang menjadikan masjid mampu mensejahterakan masyarakat sekitarnya.
Rasanya masih asing di telinga jika saat kita menuju masjid bukan untuk beribadah tetapi untuk berobat, namun memang demikian adanya di masjid Sabilillah Malang saat ini, keinginan umat yang ingin menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan umat sedikit demi sedikit mulai terwujud, kini Masjid Sabilillah telah mewujudkan sebuah impian baru yang sebelumnya telah ada yaitu Lembaga Pendidikan Islam (LPI), Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS), Koperasi, Lembaga Amil Zakat (LAZIS), Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), Madarasah Al Qur'an (MQS), Tempat Penitipan Anak (TPA), kini hadir untuk masyarakat Malang sebuah Poliklinik yang di beri nama "SABILILLAH MEDICAL SERVIS" atau di singkat SMS, sebagai bentuk pelayanan baru Masjid Sabilillah di bidang kesehatan untuk jama'ah dan masyarakat Malang, dengan pelayanan praktek dokter umum,dokter jaga 24 jam, dokter spesialis kandungan dan kebidanan, THT, spesialis anak dan mata yang akan dibuka mulai bulan Juni 2010.
Soft Opening yang digelar Lazis Sabilillah dan Sabilillah Medical Servis (SMS) adalah berupa pengobatan gratis 1000 orang yang digelar tanggal 27 s/d 29 Mei 2010 sejak pukul 07.00 s/d 20.00 WIB telah ramai dikunjungi oleh para peserta yang berobat. "Untuk peserta perhari sekitar 350 orang, baik dari lingkungan sekitar Masjid maupun Kota Malang, hingga tiga hari total peserta berobat sebanyak 1050 orang, termasuk peserta khitanan gratis.
Bermacam-macam jenis keluhan pasien yang datang, yang semuanya bisa ditangani dan dirawat oleh dokter-dokter yang sudah berpengalaman. "Saat ini ada tiga ruang yang kita gunakan, dengan dokter jaga 4 orang antara lain 1 dokter Spesialis Kandungan, 3 orang dokter umum dan juga 1 orang dokter spesialis anak" Pak Heru Pratikno, Menambahkan. Peserta pengobatan gratis inipun beragam usianya, anak-anak sampai lansia semuanya mempunyai beragam keluhan mulai dari gatal-gatal, sakit mata, demam, hingga batuk dan flu, bahkan dengan dilaksanakannya Pengobatan Gratis ini ternyata masih ditemukan juga dikota Malang beberapa pasien anak-anak yang termasuk dalam kategori gizi buruk dan harus segera tertangani yakni sekitar 7 anak.
Akhirnya, semoga dengan semakin lengkap dan maksimalnya pelayanan kepada masyarakat, tujuan utama Masjid yang juga diharapkan sebagai pusat peradaban segera terwujud. Dalam usianya yang hampir 3 dasawarsa lebih, masjid akan menjadi lebih dari sekedar tempat beribadah namun juga menjadi tujuan dari berbagai niat serta kebutuhan masyarakat saat ini. Amin, Insya Allah (M@:Red)